Bait al-Hikmah
بَيْت الحِكْمَةBaghdad, abad ke-3 HPada masa Abbasiyah, penyalinan dan penerjemahan kitab — kedokteran, falak, matematika, falsafah — tumbuh pesat di Baghdad, terutama pada masa al-Ma'mun (memerintah 198–218 H / 813–833 M). Bait al-Hikmah adalah nama yang paling sering dikaitkan dengan kegiatan itu. Yang perlu dicatat: sejarawan masih berbeda pendapat tentang seberapa besar lembaganya — sebagian menggambarkannya sebagai akademi besar, sebagian lain menilainya terutama sebuah perpustakaan dan biro penerjemahan istana. Yang tidak diperselisihkan adalah kegiatannya sendiri, dan hasilnya.
Yang pasti bukan gedungnya, melainkan kitab-kitab yang keluar dari sana.
Scope
Apa yang diketahui dan apa yang MASIH DIPERSELISIHKAN tentang lembaga ini. Tidak membahas isi karya-karya yang diterjemahkan.
Reference
Daftar penerjemah dan karya yang disalin pada masa ini terhimpun dalam katalog kitab yang disusun Ibnu an-Nadim (w. sekitar 385 H) — sumber terpenting untuk mengetahui apa saja yang sebenarnya diterjemahkan.
Al-Fihrist, Ibnu an-Nadim
This manuscript is written as an introduction, not a complete study, and has not been re-checked against its original sources.