Niat dan Takbiratulihram
النِّيَّة وَتَكْبِيرَةُ الإِحْرَامNiat tempatnya di hati: menyengaja salat tertentu, wajib atau sunah. Melafalkannya diperselisihkan — sebagian ulama menganggapnya membantu menghadirkan hati, sebagian menilainya tidak ada tuntunannya; yang disepakati, niat tanpa hati tidak dianggap. Takbiratulihram disebut demikian karena sejak lafal itu diucapkan, hal-hal di luar salat menjadi haram dikerjakan.
Sejak takbir itu, dunia di luar salat ditutup — itulah arti "ihram" pada namanya.
Scope
Letak niat, hukum melafalkannya, dan takbir yang mengharamkan hal di luar salat.
Evidence
Sesungguhnya amal itu bergantung pada niat, dan setiap orang mendapat apa yang ia niatkan.
HR. Bukhari dan Muslim
Kunci salat adalah bersuci, pembukanya takbir, dan penutupnya salam.
HR. Abu Dawud dan Tirmidzi
This summary is written as a reminder and has not yet been reviewed by a scholar. Ask a qualified person about conditions, exemptions, and differences of opinion.